dia stres lalu depresi setelah semua yang terjadi dalam hidupnya..
perusahaan keluarga yang turun temurun harus gulung tikar karenanya
sang isteri pergi karena tak mau hidup susah setelah semua yang terjadi
anak-anaknya dibawa oleh ibu mereka..
lalu dia hidup sendiri, diam dengan tatapan menerawang ujung pandangan mata..
selalu dan selalu
hingga dia tak lagi tau orang-orang disekitarnya
sebagian orang bilang, itu karena kurangnya iman..
sebagian lagi karena tak punya pegangan..
aku selalu menjadi yang terlihat
ku dapati hampir semua yang ku mau
ku akui aku bahagia dengan semua yang ada
ku jalani dengan sepenuh kesadaran diri
ku beri terbaik yang ku mampu
namun itu kataku..
bagaimana dnegan orang lain?
samakah?
atau sebaliknya...
berbicara sendiri untuk menenangkan diri
menghayal untuk hilangkan cemasku
airmata menjadi saksi dari itu semua
berangan menajdi orang yang superior
padahal lemah diriku telah nyata untuk mereka
benarkah yang aku lakukan?
tepatkah?
keliru..
mungkin akhir yang akan sama dengan dia...
MEMBAGI ILMU YANG SANGAT AKU SUKA
Dunia bagi imajinasi ku yang tak pernah henti...
Jumat, Juli 23, 2010
Senin, Juli 19, 2010
tanpa tujuan
tuhan...
mungkinkah semua mimpi menjadi nyata?
akankah nanti aku bahagia?
pertanyaan pertanyaan yang mungkin sering ditanyakan anak yang mulai beranjak dewasa..
pertanyaan tentang apa itu hidup dan bagaimana bahagia itu..
pertanyaan yang juga pernah ku lontarkan pada dunia, pada orang-orang yang ku temui...
tak satu pun memberi jawaban pasti..
tapi aku tak sedih, tak jua marah..
aku yakin, akan temui jawaban yang ku mau..
bagi ku..
bahagia itu bagaimana aku menjadi diriku sendiri
bagaimana aku berguna untuk orang-orang yang ku sayang
bagaiamana aku memaafkan dan menyayangi semua orang
bagi ku..
cukup memiliki mereka dan aku bahagia...
mungkinkah semua mimpi menjadi nyata?
akankah nanti aku bahagia?
pertanyaan pertanyaan yang mungkin sering ditanyakan anak yang mulai beranjak dewasa..
pertanyaan tentang apa itu hidup dan bagaimana bahagia itu..
pertanyaan yang juga pernah ku lontarkan pada dunia, pada orang-orang yang ku temui...
tak satu pun memberi jawaban pasti..
tapi aku tak sedih, tak jua marah..
aku yakin, akan temui jawaban yang ku mau..
bagi ku..
bahagia itu bagaimana aku menjadi diriku sendiri
bagaimana aku berguna untuk orang-orang yang ku sayang
bagaiamana aku memaafkan dan menyayangi semua orang
bagi ku..
cukup memiliki mereka dan aku bahagia...
Rabu, Juli 07, 2010
berlalu
pernah aku di tanya
apa yangaku inginkan bila diberi kesempatan untuk mengulang waktu?
mana dari bagian hidupku yang aku inginkan untuk terulang?
lalu aku menjawab dan larut dalam ingatan masa lalu, mengucapkan apa yang aku inginkan dan aku perbaiki
terus dan terus aku terlarut dalam ingatan itu
seolah semua terhadir lagi di depanku..
semuaaaa dan tak sedikit pun terlewatkan bahkan hal terkecil seklaipun
aku selalu tersenyum dan hanya tersenyum, namun senyum itu berubah getir saat tersadar semua itu ada dibelakangku
bukan karena semua masih begitu berharga tapi tak satu pun bisa merubah, semua itu pernah terjadi tanpa ada skenario dan bergulir begitu saja..
sesekali kau ditanya
apa yang paling ku sesali dalam hidupku
lalu mata ini nanar dan dadaku sesak..
seketika jelas semua terngiang kembali..
setiap detik-detik kehancuran..
lalu sungai-sungai kecil dari mata air diwajahku menyeruak tanpa bisa ku kendalikan
maka ku biarkan diriku seperti itu
hingga ku tau, semua itu hanya masa lalu..
dan tatapan nanar itu pun berseri
bahwa semua telah berlalu
namun gejolak diri masih kuat
ku bertanya kenapa
bukankah semua sudah berlalu
tapi kini ku tau
meski berlalu
meski termaafkan
meski hampir terlupakan
tapi bekas dari semua itu akan tetap ada
hingga selamanya..
apa yangaku inginkan bila diberi kesempatan untuk mengulang waktu?
mana dari bagian hidupku yang aku inginkan untuk terulang?
lalu aku menjawab dan larut dalam ingatan masa lalu, mengucapkan apa yang aku inginkan dan aku perbaiki
terus dan terus aku terlarut dalam ingatan itu
seolah semua terhadir lagi di depanku..
semuaaaa dan tak sedikit pun terlewatkan bahkan hal terkecil seklaipun
aku selalu tersenyum dan hanya tersenyum, namun senyum itu berubah getir saat tersadar semua itu ada dibelakangku
bukan karena semua masih begitu berharga tapi tak satu pun bisa merubah, semua itu pernah terjadi tanpa ada skenario dan bergulir begitu saja..
sesekali kau ditanya
apa yang paling ku sesali dalam hidupku
lalu mata ini nanar dan dadaku sesak..
seketika jelas semua terngiang kembali..
setiap detik-detik kehancuran..
lalu sungai-sungai kecil dari mata air diwajahku menyeruak tanpa bisa ku kendalikan
maka ku biarkan diriku seperti itu
hingga ku tau, semua itu hanya masa lalu..
dan tatapan nanar itu pun berseri
bahwa semua telah berlalu
namun gejolak diri masih kuat
ku bertanya kenapa
bukankah semua sudah berlalu
tapi kini ku tau
meski berlalu
meski termaafkan
meski hampir terlupakan
tapi bekas dari semua itu akan tetap ada
hingga selamanya..
keraguan

pagi itu..
embun turun dengan menyeruaknya mentari..
seolah bunga yang malu
ia menyimpan wajahnya dibalik awan
namun sinarnya tetap menghangatkan
entah dimana keyakinan sang surya itu..
yang ku ingat hari lalu ia masih ceria
lalu ku tau, ia semakin meragu
ragu akan apa yang sudah dijalani nya sejauh ini..
akankah tetap selalu terhangatkan...
tak bolehkah surya itu terlihat lemah, menangis dan enggan bertemu alam..
namun ia tau tak satu pun bisa menjawab..
lalu ia hanya terdiam..
dibiarkannya waktu yang akan tunjukan keraguan juga keyakinan
dan bila keraguan itu kian menguatkannya
entah harus bagaimana ia nanti
Minggu, Mei 23, 2010
waktu ku..
bila waktu yang ku miliki untuk membahagiakan bunda papah, maka aku pun sungguh akan sangat bahagia karena selama ini yang aku tau bahagia itu adalah bahagia bersama mereka, karena selama ini aku tak pernah tau bagaimana hidup tanpa mereka..
sejak pertama aku ada, mereka yang selalu menjaga hingga yang ku tau bahagia ku adalah bila mereka bahagia..
bila waktu yang ku punya untuk mereka yang membutuhkan waktu dan diriku, aku bahagia..
karena bagiku, membagi apa yang ku punya untuk mereka yang begitu memerlukannya adalah suatu hal yang sungguh menyenangkan, melihat mereka tersenyum dalam kelelahan hidup yang mereka jalani, melihat mereka bersyukur dalam nikmat yang sungguh serda sedikit. mengajarkanku untuk selalu menjadi hamba yang selalu bersyukur dalam semua karunia tuhan..
bila waktu yang kini menjadi milik ku untuk diriku sendiri, aku pasti akan sangat bahagia karena dengan waktu itu akan ku buat bunda dan papah bahagia juga akan ku bagi untuk mereka yang memerlukan waktu dan diriku..
namun bila waktu yang kumiliki tak lagi berguna, ambilah diriku TUHAN..
ambil aku dalam keadaan yang begitu indah sebagai hamba-Mu yang KAU cinta...
sejak pertama aku ada, mereka yang selalu menjaga hingga yang ku tau bahagia ku adalah bila mereka bahagia..
bila waktu yang ku punya untuk mereka yang membutuhkan waktu dan diriku, aku bahagia..
karena bagiku, membagi apa yang ku punya untuk mereka yang begitu memerlukannya adalah suatu hal yang sungguh menyenangkan, melihat mereka tersenyum dalam kelelahan hidup yang mereka jalani, melihat mereka bersyukur dalam nikmat yang sungguh serda sedikit. mengajarkanku untuk selalu menjadi hamba yang selalu bersyukur dalam semua karunia tuhan..
bila waktu yang kini menjadi milik ku untuk diriku sendiri, aku pasti akan sangat bahagia karena dengan waktu itu akan ku buat bunda dan papah bahagia juga akan ku bagi untuk mereka yang memerlukan waktu dan diriku..
namun bila waktu yang kumiliki tak lagi berguna, ambilah diriku TUHAN..
ambil aku dalam keadaan yang begitu indah sebagai hamba-Mu yang KAU cinta...
Jumat, Mei 14, 2010
sekali lagi....
masih terlalu sering aku mengeluh akan apa yang ku jalani,
sering aku lupa bahwa tuhan mencintai hamban-Nya dengan cara yang kadang tak aku mengerti..
saat banyak hal yang harus ku lakukan,
sering ku lupa meminta restu dan ridha-Nya,
aku terlalu larut dalam hidupku yang ku pikir penuh tugas tanpa henti,
namun saat tuhan beri aku kelapangan waktu,
tiada tanggung jawab sebagai salah satu bagian diriku,
aku menyadari begitu berartinya hidup saat aku punya sebuah tanggung jawab,
dan betapa hidup ini dengan tujuan yang jelas saat aku begitu sibuk untuk sebuah "tugas"...
sekali lagi kau ingatkan aku tuhan, terimakasih atas teguran-Mu..
sungguh aku hamba yhang selalu lupa...
lupa untuk mensyukuri nikmatku yang tak pernah mampu ku hitung dan tak pernah henti dalam hidupku....
sering aku lupa bahwa tuhan mencintai hamban-Nya dengan cara yang kadang tak aku mengerti..
saat banyak hal yang harus ku lakukan,
sering ku lupa meminta restu dan ridha-Nya,
aku terlalu larut dalam hidupku yang ku pikir penuh tugas tanpa henti,
namun saat tuhan beri aku kelapangan waktu,
tiada tanggung jawab sebagai salah satu bagian diriku,
aku menyadari begitu berartinya hidup saat aku punya sebuah tanggung jawab,
dan betapa hidup ini dengan tujuan yang jelas saat aku begitu sibuk untuk sebuah "tugas"...
sekali lagi kau ingatkan aku tuhan, terimakasih atas teguran-Mu..
sungguh aku hamba yhang selalu lupa...
lupa untuk mensyukuri nikmatku yang tak pernah mampu ku hitung dan tak pernah henti dalam hidupku....
Langganan:
Postingan (Atom)