MEMBAGI ILMU YANG SANGAT AKU SUKA

Dunia bagi imajinasi ku yang tak pernah henti...

Sabtu, Juni 18, 2011

perkembangan anak

Perkembangan Anak

SELAYANG PANDANG PERKEMBANGAN ANAK

Filsuf Amerika kelahiran Spanyol,George Santayana pernah mengatakan,”anak-anak berada di wilayah berbeda.Mereka adalah bagian dari satu generasi dan punya cara sendiri untuk merasakan sesuatu hal.”

Mengapa Mempelajari Perkembangan Itu Penting ?

Sebagai seorang guru,setiap tahun anda akan bertanggung jawab untuk mendidik anak- anak baru di kelas anda,masa kanak-kanak adalah fase yang penting dalam kehidupan manusia.Namun diabad pertengahan hokum biasanya tidak membedakan antara kejahatan anak dan dewasa,dan anak-anak diperlakukan sebagaimana orang dewasa.

Kita menghargai masa kanak-kanak sebagai masa pertumbuhan dan perubahan yang penting,dan kita menghabiskan banyak sumber daya untuk mengasuh dan mendidik mereka.

Sebagai manusia,kita menempuh kehidupan yang sama-Leonarda Da Vinci,Joan Arc,Martin Luther Kinjr,Madanna,dan anda sendiri prnah melalui usia anak,bermain-main,menambah kosakata di saat belajar di sekolah dasar,dan menjadi lebih bebas di saat menjelang remaja.

Perkembangan adalah polaa perubahan biologis,kognitif,dan sosioemosionalyang dimulai saat lahir dan terus berlanjut di sepanjang hayat.Kebanyakan perkembangan adalah pertumbuhan,meskipun pada akhirnya mengalami penurunan(kematian).

Artinya,pengajaran untuk anak-anak harus dilakukan pada tingkat yang tidak terlalu sulit dan menegangkan atau terlalu mudah dan menjemuhkan.

Proses dan Periode

Pola perkembangan anak adalah pola yang kompleks karena merupakan hasil dari beberapa proses:proses biologis,kognitif,dan sosioemosional.perkembangan juga bisa didikskri[psikan berdasarkan periodenya.

Proses biologis,kognitif,sosioemosional.

Proses biologis adalah perubahan dalam tubuh anak.warisan genetik memainkan peran penting.proses biologis melandasi perkembangan otak,berat dan tinggi badan,kemampuan bergerak,dan perkembangan hormonal dimasa puber.

Proses kognitif adalah perubahan dalam pemikiran,kecerdasan,dan bahasa anak.Proses perkembangan kognitif memampukan anak untuk mengingat puisi,membayangkan bagaimana memecahkan soal matematika,menyusun strategi kreatif,atua menghubungkan kalimat menjadi pembicaraan yang bermakna.

Proses sosiemosional adalah perubahan dalam hubungan anak dengan orng lain,peubahan dalam emosi dan perubahan dalam kepribadian.

Periode Perkembangan.

Untuk tujuan organisasi dan pemahaman,kita biasanya mendiskripsiakan perkembangan berdasarkan periode-periode.

Infancy adalah periode dari kelahiran sampai usia dua puluh empat bulan.Ini adalah masa ketika anak sangat tergantung pada orang tua.

Early childhood ( kadang dinamakan usia”prasekolah” ) adalah periode akhir masa bayi sampai umur lima atau enam tahun.selepas taman kanak-kanak biasanya dianggap sebagai batas berakhirnya periode ini.

Middle dan late childhood ( terkadang disebut “masa sekolah dasar” ) dimulai dari usia enam sampai sebelas tahun.Anak mulai menguasai keahlian membaca,menulis dan menghitung.

Proses dan periode perkembangan

Proses biologis,kognitif,dan sosiemosional saling berinteraksi membentuk periode perkembangan.

Adolescene (remaja) adalah transisi dari masa anak-anak ke usia dewasa.Periode ini dimulai sekitar usia sepuluh atau dua belas tahun sampai ke usia delapan belas atau dua puluh tahun.

Early adulthood dimulai akhir usia remaja atau awal usia 20-an sampai ke usia 30-an.ini adalah masa ketika kerja dan cinta menjadi tema utama dalam kehidupan mereka.

PERKEMBANGAN KOGNITIF

Marianne Moore mengatakan bahwa pikiran adalah “sesuatu yang bernyanyi”.bagaimana cara pikiran ini berkembang telah menarik perhatian banyak psikolog.pertama,kita akan perkembangan otak dan kemudian beralih membahas dua teori perkembangan kognitif utama-teori Piaget dan vygotsky.

Otak

Meski sudah ada kemajuan lumayan dalam upaya menjelaskan perubahan perkembangan otak,namun masih banyak hal yang belum diketahui,dan hubungan otak dengan pendidikan anak masih sulit ditentukan ( blair,2002 )

Darah dan sel Otak. Jumlah dan ukuran saraf otak terus bertambah setidaknya sampai usia remaja.Myelination dalam daerah otak yang berhubungan dengan koordinasi mata-tangan belumlengkap sampai usia empat tahun.Myelination dalam area otak yang penting dalam menfokuskan perhatian belum lengkap sampai akhir usia sekolah dasar(Tannet,1978).

Aspek penting lain dari perkembangan otak di tingkat sel adalah peningkatan dramatis dalam kopneksi antara neuron(sel-sel saraf) (Ramey dan Ramey,2000).synapse adalah gap(jarak) tipis antara neuron tempat terbentuknya koneksi antar neuron.Koneksi yang dibentuk dua kali lebih banyak ketimbang koneksi yang dipakai (huttenlocher,dkk,1992; huttenlocher&Dabholkar,1997)Artinya dalam bahasa neuroscience (ilmu saraf),koneksi-koneksi yang tidak digunakan akan “dipangkas”.

Dalam studi terbaru yang menggunakan teknik pemindaian(scanning)otak yang canggih,otak anak-anak tampak mengalami perubahan anatomis substansial antara usia tiga sampai lima belas tahun(Thompson dkk,2009).

Dalam,studi ini,ukuran keseluruhan otak tidak berubah dari usia tiga sampai lima belas tahun.Akan tetapi ,pertumbuhan cepat dalam cuping frontal(frontal lopes),khususnya yang berhubungan dengan perhatian,terjadi sejak usia tiga sampai enam tahun.

Lateralisasi(lateralitation).Cerebral cortex(lapisan luar atau kulit otak-tingkat tertinggi dari otak)terdiri dati dua belahan,atau hemisphere.lateralisasiadalah spesialisasi fungsi dalam satu bagian otak atau satu bagian lainya.

1. Pemrosesan verbal,riset paling ekstensif terhadap dua belahan otak pada aspek bahasa.misalnya,pemahaman aspek bahasa seperti penggunaan bahasa yang tepat dalam konteks yang berbeda-beda,metafora,dan humor,juga melibatkan belahan otak kanan.

2. Pemrosesan nonverbal.belahan kanan biasanya lebih dominan dalam dalam pemrosesan informasi nonverbal,seperti persepsi ruang (special),pengenalan visual,dan emosi.Misalnya,bagi kebanyakan orang,belahan otak kanan bekerja terutama saat mereka memproses informasi tentang wajah seseorang (O’toole,2001).

Otak dan pendidikan anak.Ada banyak klaim tentang bagaimana pendidikan anak harus didasarkan pada kemampuan otak.Pernyataan tegas tentang implikasi ilmu otak pendidikan anak adalah pernyataan yang sering kali berbeda dari apa yang diketahui oleh ilmuwan tantang otak (breur,1999).

Skema.

Sebuah kansep atau kerangka yang eksis didalam pikiran seseorang yang dipakai untuk mengorganisasikan dan menginterprestasikan informasi.

Asimilasi, Suatu proses mental yang terjadi ketika anak menyesuaikan diri dengan informasi baru.

Organisasi, Konsep piagat tentang pengelompokan perilaku yang terpisak kedalam system kognitif yang lebih tertib dan lancer;pengelompokan atau penataan perilaku ke dalam kategori-kategori.penggunaan organisasi meningkatkan kemampuan memori jangka panjang.

Teori piaget

Noah perry pernah bertanya ,”siapa yang tahu pikiran anak-anak?”psikolog swiss Jean Piaget (1896-1980)tahu lebih banyak ketimbang orang lain.

Proses kognitif.

Dalam memahami dunia mereka secaa aktif,anak-anak menggunakan skema (kerangka kognitif atau kerangka referensi).sebuah skema(schema)adalah konsep ataun kerangka yang eksis di dalam pikiran individu yang dipakai untuk mengorganisasikan dan mengenterprestasikan informasi.

Piaget (1952 ) mengatakan ada dua proses yang bertanggung jawab atas cara anak menggunakan dan mengadaptasi skema mereka;asimilasi dan akomodasi. Asimilasi terjadi ketika seorang anak memasukan pengetahuan baru ke dalam pengetahuan yang sudah ada.Yakni dalam asimilasi,anak mengasimilasikan lingkungan kedalam skema.Akomodasi terjadi ketika anak menyesuaikan diri kepada informasi baru .yakni,anak menyesuaikan skema mereka ke dalam skema lingkunganya.

Organisasi adalah konsep piaget yang berarti usaha mengelompokan perilaku yang terpisah-pisah kedalam urutan yang lebih teratur,ke dalam fungsi kognitif.

Ekuilibrasi ( equilibration )adalah suatu mekanisme yang dikemukakan piaget untuk menjelaskan bagaimana anak bergerak dari satu tahap pemikiran ke tahap pemikiran selanjutnya.

Tahap-tahap pengertian.

Melalui observasinya,piaget juga menyakini bahwa perkembangan kognitif terjadi dalam empat tahap.Menurut piaget,semakin banyak informasi tidak membuat pikiran anak lebih maju.

Tahap sensorimotor.

Tahap ini,yang berlangsung sejak sampai sekitar usia dua tahun adalah tahap pengertian pertama. Pada awal tahap ini, bayi memperlihatkan tak lebih dari pola reflektif untuk beradaptasi dengan dunia.

Tahap pra operasional.

Tahap ini adalah tahap Piagetian kedua.Ini adalah tahap pemikiran yang lebih sensorimotor tetapi tidak melibatkan pemikiran operasional.

Subtahap fungsi simbolis terjadi kira-kira antara usia dua sampai empat tahun. Subtahap pemikiran intuitif adalah subtahap kedua dalam pemikiran praoperasional,dimulai sekitar usia empat tahun dan berlangsung sampai usia tujuh tahun.

Piaget menyebutkan tahap ini sebagai “intuitif”karena anak-anak tampaknya merasa yakin terhadap pengetahuan dan pemahaman mereka,tetapi tidak menyadari bagaimana mereka bisa mengetahui apap-apa yang ingn mereka ketahui.artinya,mereka mengatakan bahwa mereka mengetahui sesuatu tetapi mereka mengetahuinya tanpa menggunakan pemikiran rasional.banyak contoh tahap pra operasional ini menunjukan karakteristik pemikiran yang disebut contraction,yakni pemfokusan ( atau pemusatan ) perhatian pada satu karakteristik dengan mengabaikan karakteristik lainya.Contraction tam[pak jelas dalam kurangnya conservation dari anak di tahap pra operasional.

Konservasi ( conservation ) yang dimaksud disini adalah ide bahwa beberapa karekteristik dari objek itu tetap sama meski objek itu berubah penampilanya. Misalnya, orang dewasa tahu bahwa volume air akan tetap sama meski dia dimasukan kedalam wadah yang bentuknya berlainan.

Menurut Piaget, kegagalan tugas conservation untuk kasus air ini menunjukan bahwa anak berada pada tahap praoperasional. Menurut Piaget,anak pada tahap praoperasional juga tidak dapat melakukan apa yang disebut sebagai”operasi”(operation). Dalam teori Piaget,operasi adalah representasi yang dapat dibalik(reversible).

Tahap operasional konkret.

Ini adalah tahap perkembangan kognitif piagetian ke 3, dimulai dari sekitar umur 7 tahun sampai sekitar 11 tahun. Kemampuan untuk menggolong – golongkan sudah ada, tetapi belum bisa memecahkan proplem abstrak.

Operasi konnkret adalah tindakan mental yang bisa dibalikan berkaitan dengan objek konkret nyata. Beberapa percobaan piagetian meminta anak untuk memahami hubungan antar kelas. Salah satu tugas itu disebut seriation, yakni operasi konkret yang melibatkan stimuli pengurutan di sepanjang dimensi kwantitatif ( seperti panjang ). Aspek lain dari penalaran tentang hubungan antar kelas adalah transitivity.

Tahap opersional formal.

Tahap ini, yang muncul pada usia 7 sampai 15 tahun, adalah tahap keempat menurut teori piaget dan tahap cognitive terakhir.

Istilah piaget “ penalaran hipotetis – deduktif “ ( hipotetikal – deduktif reasoning )

Mengandung konsep bahwa remaja dapat menyusun hipotesis ( dugaan baik ) tentang cara untuk memecahkan problem dan mencapai kesimpulan secara sistematis.

Kontribusi.

Piaget adalah tokoh besar dibidang psikologi perkembangan. Kita berhutang budi padanya untuk konsepnya yang kuat dan masih bertahan hingga kini, termasuk konsep asimilasi, akomodasi, kepermanenan objek ( object permanence ), egosentrisme, konservasi, dan penalaran hipotetis – deduktif.

Kritik

Teori piaget, tidak luput dari kritik. Muncul pernyataan dari beberapa area : tentang tahap – tahap perkembangan; tentang pelatihan anak untuk melakukan penalaran pada level yang lebih tinggi; dan tentang kultur dan pendidikan.

Estimasi kompetensi anak.

Beberapa kemampuan kognitif muncul lebih awal ketimbang yang diyakini piaget. Misalnya, seperti yang telah disebutkan diatas, beberapa aspek dari object permanence muncul lebih awal ketimbang yang diyakini piaget.

Tahap

Piaget memandang tahapan sebagai struktur pemikiran yang seragam. Jadi, teorinya mengasumsikan perkembangan yang sinkron – yakni, bebagai aspek dari satu tahap akan muncul pada saat yang sama.

Melatih anak untuk menalar pada level yang lebih tinggi

Beberapa anak pada tahap kognitif ( seperti pra operasional ) dapat dilatih untuk bernalar seperti pada tahap kognitif yang lebih tinggi (misalnya operasional konkret).

Kultur dan pendidikan

Kultur dan pendidikan lebih banyak mempengaruhi perkembangan anak ketimbamg yang dipikirkan piaget ( Gelman dan Brennerman, 1994; Green field, 2000 )

Teori Vygotsky

Seperti piaget, lev vygotsky ( 1896 – 1934 ) dari Rusia juga percaya bahwa anak aktif dalam menyusun pengetahuan mereka.

Asunsi Vygotsky

Ada tiga klaim dari pandangan dalam inti Vygotsky ( tappan, 1998 ) :

Keahlian kognitif anak dapat dipahami apabila dianalisis dan diinterpertasikan secara developmental; kemampuan kognitif dimediasi dengan kata, bahasa, dan bentuk diskursus, yang berfungsi sebagai alat spikologis untuk membantu mentransfermasi aktifitas mental; dan kemampuan kognitif berasal dari relasi sosial dan dipengaruhi oleh latar belakang sosiokultural.

Klaim kedua Vygotsky, yakni untuk memahami fungsi kognitif kita harus memeriksa alat yang memperantarai dan membentuknya, membuat vygotsky percaya bahwa bahasa adalah alat yang peling penting ( Robbins, 2001 ).

Klaim ketiga Vygotsky menyatakan bahwa kemampuan kognitif berasal dari hubungan social dan kultur.

Zone of Proximal Development.

Zone of Proximal Development ( ZPD ) adalah istilah vygotsky untuk serangkain tugas yang terlalu sulit dikuasai anak secara sendirian tetapi dapat dipelajari dengan bantuan dari orang dewasa atau yang lebih mampu. Vygotsky ( 1987 ) memberi contoh cara menilai ZPD anak. Menurut Vygotsky, kita tidak bisa berhenti sampai di sini saja.

Scalffolding

Erat kaitanya dengan gagasan Zone of proximal Development adalah scalffolding,sebuah teknik untuk mengubah level dukungan.Dialog adalah alat penting dalam teknik ini di dalam ZPD ( John-Steiner dan Mahn,1996;Tappan,1998).

Bahasa dan Pemikiran

Vygotsky ( 1962 ) percaya bahwa anak-anak menggunakan bahasa bukan hanya untuk komunikasi social,tetapi juga merencanakan,memonitor perilaku mereka dengan caranya sendiri.menurut piaget, Private speech bersifat egosentris dan tidak dewasa, tetapi menurut vygotsky Private speech adalah alat penting bagi pemikiran selama kanak-kanak (early child hood ).menurut vygotsky,ketika anak kecil berbicara kepada dirinya sendiri, menggunakan bahasa untuk mengatur perilaku mereka sendiri,sedangkan Piaget percaya bahwa kegiatan berbicara dengan diri sendiri mencerminkan ketidakdewasaan ( immaturity ).

Mengevaluasi dan membandingkan teori Fiaget dan Vygotsky.

Pengetahuan akan teori vygotsky datang lebih belakang ketimbang teori piaget, sehinnga teori vygotsky belum dievaluasi secara menyeluruh.kendati kedua teori tersebut bersifat pendekatan konstruktivis social,yang menekankan pada konteks social dari pembelajaran dan bahwa pengetahuan dibangun dikonstruksi secara bersama.

Topik

Vygotsky

Piaget

Konteks Sosiokultural

Penerapan kuat

Sedikit menekan

Konstruktivisme

Konstruktivis sosial

Konstruktivis kognitif

Tahapan

Tidak ada pandangan tentang tahapan umum pengembangan

Penekanan kuat pada tahapan (sensorimotorik,praoperasional,operasional konkret,dan operasional formal)

Proses utama

ZPD,bahasa, dialog,alat dari kultur

Skema,asimilasi,akomodasi,operasi,konservasi,

Klasifikasi,penalaran,hipotetis-deduktif.

Peran bahasa

Bahasa memerankan peranan kuat dalam membentuk pemikiran

Minimal;kognisi terutama mengatur bahasa.

Pandangan tentang pendidikan

Pendidikan memerankan peran sentral ,membantu anak mempelajari alat-alat kultur

Pendidikan hanya memperbaiki keahlian kognitif anak yang sudah muncul.

Implikasi pengajaran

Guru adalah fasilitator dan pembimbing,bukan pengatur;memberikan banyak kesempatan bagi murid untuk untuk belajar bersama guru danteman yang lebih ahli

Juga memandang guru sebagai fasilitator dan pembimbing,bukan pengatur;memberikan dukungan agaqr mengeksplorasi dunia mereka dan menemukan pengetahuan.

PERKEMBANGAN BAHASA

BAHASA

Adalah bentuk komunikasi,entah itu lisan,tertulis atau tanda,yang didasarkan pada system sinmbol.penciptaan tidak terbatas adalah kemampuan nuntuk memproduksi sejumlah kalimat tak terbatas bermakna dengan menggunakan seperangkat kata aturan.

Bahasa

Sebentuk komunikasi , entah itu lisan,tertulis atau tanda yang didasarkan pada system symbol

Morfologi

Adalah aturan untuk mengombinasikan morfem yang merupakan serangkaian suara yang bermakna yang merupakan kesatuan bahasa yang terkecil

Sintaksis

Cara kata harus dikombinasikan untuk membentuk frase dan kalimat yang dapat diterima.

Morfologi Adalah aturan untuk mengombinasikan morfem yang merupakan serangkaian suara yang bermakna yang merupakan kesatuan bahasa yang terkecil

Sintaksis Cara kata harus dikombinasikan untuk membentuk frase dan kalimat yang dapat diterima.

Pragmatis adalah penggunaan percakapan yang tepat.ini melibatkan pengetahuan tentang konteks apa yang dikatakan kepada siapa serta bagaimana mengatakanya (Nakamura,2001 )

Pengaruh biologis dan lingkungan

Ahli bahasa terkenal Noam Chomsky ( 1957) mengatakan bahwa manusia cenderung mempelajari bahasa pada waktu tertentu dan dengan cara tertentu..

Bagaimana bahasa berkembang

Penguasaan bahasa melewati beberapa tahap (Bloom,1998;Foley &Thompson,2002 ).celoteh dimulai dari tiga sampai enam bulan.Bayi biasanya mengucapkan kata pertamanya pada usia 10-13 bulan.pada usia 24 bulan bayi biasanya milai memadukan dua kata.Mereka menciptakan frase seperti “itu buku”,”permenku”,”mama jalan”,dan “cium papa”.Saat anak melangkah melampaui tahap dua kata,pengetahuan mereka tentang sematik atau makna juga bertambah cepat.dengan asumsi bahwa kata dipelajari sejak usia 12 bulan ,ani berarti anak menguasai 5-8 kata baru setiap harinya antara usia 1-6 tahun .Menurut vbeberapa perkiraan ,rata-rata anak pada usia ini menguasai 22 kata baru setiap hari.

Periode umur

Perkembangan/perilaku anak

1-6 bulan

Sekedar bersuara

Membedakan huruf hidup

Berceloteh pada akhir periode

6-12 bulan

Celoteh bertambah dengan mencangkup bahasa ucap

Isyarat digunakan untuk mengomunikasikan suatu objek

12-18 bulan

Kata pertama diucapkan

Rata-rata memahami 50 kosakata lebih

18-24 bulan

Kosa kata bertambah sampai rata-rata 200 buah

Kombinasi dua kata

2 tahun

Kosa kata bertambah cepat

Penggunaan bentuk jamak secara tepat

Penggunaan kata lampau(past tense)

Pwenggunaan beberapa proposisi atau awalan

3-4 tahun

Rata-rata panjang ucapan naik dari 3 sampai 4 morfem per kalimat

Menggunakan pertanyaan ya dan tidak dan pertanyaan mengapa,dimana,siapa,kapan

Menggunakan bentuk negative dan perintah

Pemahaman pragmatis bertambah

5-6 tahun

Kosakata mencapai rata-rata 10.000kata

Koordinasi kalimat sederhana

6-8 tahun

Kosakata terus bertambah cepat

Lebih ahli menggunakan aturan sintaksis

Keahlian bercakap meningkat

9-11 tahun

Definisi kata mencakup sinonim

Strategi berbicara bertambah terus

11-14tahun

Kosa kata bertambah dengan kata-kata abstrak

Pemahaman bentuk tata bahasa kompleks

Pemahaman fungsi dari kalimat

Memahami metafora dan sentire

15-20 tahun

Dapat memahami karya sastra dewasa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar