MEMBAGI ILMU YANG SANGAT AKU SUKA

Dunia bagi imajinasi ku yang tak pernah henti...

Senin, Januari 28, 2013

29012013

Saat aku memasuki sebuah toko buku mata ku tak sengaja tertuju pada sebuah buku yang menarik, dengan judul "kepalaku ditembak hanya karena aku ingin sekolah" dari semua tumpukan buku itu, ada satu yang buku yang sampul plastiknya sengaja dibuka, sepertinya memang untuk dibaca para pengunjung. Tentu saja tanganku langsung mengambil buku itu dan membacanya. Aku memang selalu membaca bagian paling belakang dari sebuah buku, disana dituliskan sedikit cuplikan tulisan didalam buku dan beberapa komentar orang termasuk komentar artis dunia angelina jolie. Aku kanget  saat membaca intisari buku itu, disana dituliskan seorang anak berusia 14 tahun ditembak dibus saat pulang sekolah, terjadi di pakistan pada bulan oktober 2012. Kemana aku saat itu, kenapa bisa aku tidak tahu berita itu, ku ingat-ingat lagi, yah saat itu tugas kuliahku sedang banyak-banyaknya, maka ku lanjutkan membaca dan akhirnya ku putuskan untuk membeli. Kisahitulah yang beberapa hari ini menyita perhatianku, tak pernah ku sangka, di tahun 2012-2013 ini masih ada anak-anak perempuan yang dihalangi dalam mendapatkan pendidikan. Seketika rasa syukur ku ucapkan. Betapa aku jauh lebih beruntung, untuk bersekolah dan mendapatkan pendidikan, aku tidak perlu sembunyi-sembunyi dan tanpa ancaman keselamatan diriku. Dibagian lagi dari bumi ini, ternyata masih banyak adik-adik ku yang harus merasakan hampanya hidup mereka tanpa pendidikan dan ilmu pengetahuan, hingga muncul seorang anak yang dengan aktif mengkritik aturan bahwa anak perempuan tidak pantas untuk mendapat pendidikan dan pergi keluar rumah itu adalah pemikiran yang salah, meskipun aturan itu dibuat atas nama agama. Dia yakin bahwa dia-dan anak perempuan lain di negaranya juga berhak untuk mendapat pendidikan. Aksi penembakan terhadap anak itu - malala namanya mengundang reaksi banyak pihak diseluruh dunia, semua orang mengutuk pelaku dari kejadian itu, semua orang mendukung malala dan semakin gencar menyuarakan pentingnya pendidikan bagi perempuan.
Miris rasanya mengetahui keadaan mereka disana, tidak banyak yang dapat aku lakukan. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok dan lusa, kita tidak tahu apakah dinegara ini kaum perempuan akan tetap boleh bersekolah atau tidak, maka gunakan waktu yang kita miliki sebaik-baiknya. Teruslah memberikan pendidikan terbaik untuk adik-adik dan anak-anak kita, karena dibahu merekalah, nasib negara ini dalam beberapa tahun kedepan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar