MEMBAGI ILMU YANG SANGAT AKU SUKA

Dunia bagi imajinasi ku yang tak pernah henti...

Sabtu, Juli 24, 2010

aku hanya ingin mewujudkan mimpi-mimpi ku, apa itu salah?

tidak, tidak ada yang salah dengan itu..
tapi tidak seharusnya kau melupakan kodrat mu sebagai wanita

aku tidak pernah melupakan itu!!!
sudahlah, sebaiknya aku pulang, aku lelah..

sesampainya dirumah, ia langsung mandi lalu tidur. Lelah yang ia rasakan seketika hilang saat tiba-tiba ia teringat ucapan calon suaminya "tidak seharusnya kamu bekerja sampai larut malam seperti ini, setelah kita menikah nanti aku ingin kamu menjadi ibu rumah tangga, menjaga dan menemani anak-anak kita." kata-kata yang menjadi penyebab pertengkaran mereka malam ini.
ia tau hari ini pertengkaran tadi malam akan berlanjut, malas rasanya berdebat tiada berkehabisan.

aku mengerti, semua yang kamu jalani saat ini adalah mimpi-mimpi mu selama ini dan kamu berusaha keras untuk mendapatkannya. Tapi kamu tidak perlu capek-capek kerja lagi setelah kita menikah nanti, aku yang akan memenuhi kebutuhan mu sayang

ini tidak hanya masalah materi mas, ini hidup yang ingin kau jalani. Aku akan menomor satu kan keluarga bila nanti kita menikah, itu pasti mas dan aku tidak perlu keluar dari perusahaan ini. kamu bisa pegang kata-kata ku

Tapi anak-anak kita nanti akan sangat membutuhkan sosok ibu, honey. dan bila kamu masih kerja seperti ini, kita akan sama-sama sibuk seharian.

tidak mas, setelah menikah nanti aku pasti bisa bagi waktu untuk anak-anak kita. aku akan pulang lebih cepat dan menyerahkan sebagian pekerjaan ku pada asisten dan anak buahku.
selama ini aku menyibukan diri dengan kerjaan karena memang hanya itu prioritas utama ku.

apa ini semua karena kamu tidak percaya aku mampu memenuhi kebutuhanmu nanti?

tidak mas, aku percaya kamu bisa memenuhi kebutuhan keluarga kita nanti. dan ini bukan masalah uang. apa yang aku miliki sekarang telah aku kumpulkan sejak beberapa tahun lalu mas, dengan susah payah dan kesabaran. dan ini yang aku inginkan sejak dulu, aku janji akan tetap memprioritaskan keluarga bila kita menikah dan punya anak nanti. adilkan?

aku benar-benar gak ngerti kenapa kamu bersikeras mempertahankan pekerjaan ini, padahal nanti aku yang akan memenuhi semua kebutuhanmu, bahkan lebih dari yang kamu dapatkan disini.

kamu gak akan ngerti mas, bila masih berpikir ini semua tentang uang.
antarkan aku ke kantor mas, jam makan siang sudah hampir habis.

selalu seperti itu, mereka berdebat hal yang sama setiap hari. naa selalu ingin hidup mandiri, karenanya sejak pertama ia bekerja, ia menyisihkan gajinya untuk membeli rumah dan mobil pribadi. dan ia mendapatkan itu setelah empat tahun bekerja, meski harus membayar cicilannya dua tahun kedepan. ia tau, saat menikah nanti ia akan hidup bersama seorang laki-laki yang akan menjadi imamnya, dan mungkin ia juga akan tinggal dirumah yang dibeli suaminya, atau mereka akan membeli rumah lagi untuk bersama. ia sangat mengerti betapa laki-laki pantang untuk hidup dari seorang perempuan, terlebih dari seorang isteri. maka rumah yang sudah ia beli akan di sewakan. tapi ia benar-benar tidak ingin hidup bergantung pada suaminya. ia ingin punya penghasilan sendiri, itu yang ia tanamkan selama ini. dan itu yang membuatnya merasa berarti.
isteri, ibu dan seorang wanita yang bekerja.
ia tak ingin diremehkan, terlebih oleh suaminya karena untuk semua keperluan ia harus meminta. tapi bukan berarti naa tak ingin patuh pada imamnya. ia hanya ingin suaminya kelak tau, bahwa naa tak bisa diremehkan karena ia seorang isteri yang mandiri dan pintar.

bu, hari ini kita ada meeting dengan direktur utama di hotel kejora jam dua. ucap asistennya saat naa ingin makan siang hari itu.

iya, saya akan langsung kesana setelah makan siang, kita ketemu disana ya

iya bu

hari itu naa makan siang sendiri, calon suaminya tadi telpon kalau dia ada operasi siang ini
tapi saat ia melewati sebuah rumah makan, ia melihat mobil laki-laki yang di cintainya, tidak sendiri.
ia ikuti mobul itu, ia tau harus membatalakan janji meeting hari ini maka ia kirim pesan untuk asistennya supaya membuat janji ulang dengan klien mereka dan membatalkan meeting siang ini.
mobil yang di ikutinya melaju ke arah pinggiran kota dan memasuki komplek perumahan kelas menengah. kecepatan mobil itu dipelankan lalu berhenti di depan sebuah rumah dengan pagar warna coklat muda. laki-laki yang begitu dikenalnya turun dan membukakan pintu di samping kemudi.
seorang wanita keluar dari pintu yang dibukakan, mereka bercakap sebentar lalu perempuan itu mencium pipi kanan laki-laki didepannya dan masuk. laki-laki itu pun pergi.
hal yang naa tau sangat mungkin terjadi dan ia akan terluka, namun ia tak ingin terjatuh.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar